Cara untuk Mencegah Demensia


Kesehatan / Senin, April 2nd, 2018

Sebagian minggu lantas gw turut dalam perayaan ulang th. ibu Saparinah Sadli, Guru Besar Psikologi Kampus Indonesia, pejuang HAM, tokoh anti-kekerasan serta ibu dari kebanyakan orang yang perduli ketimpangan gender di Indonesia. Pada usianya yang ke-90, beliau tampak anggun, tetaplah aktif serta semangat memberi penghargaan pada pemenang Anugerah Saparinah Sadli. Ibu Sap sampai sekarang ini masih tetap aktif dalam sebagian organisasi, seperti Yayasan Kesehatan Wanita serta jadi contoh untuk beberapa penggiat HAM.

Pada saat yang sama, juga ada banyak lanjut usia yg tidak kalah aktif dengan memori yang masih tetap tajam. Walau sebenarnya, angka pasien demensia awal selalu bertambah. Apa rahasia ibu Sap serta beberapa ” golden girls ” itu?

Dalam rencana hari Alzheimer sedunia di bln. resep cemilan sehat September ini, sebaiknya kita memperbaharui pengetahuan supaya bisa menghindar demensia mulai sejak awal.
Gejala-gejala awal Alzheimer yaitu hilangnya memori periode pendek, seringkali tersesat serta kehilangan kalimat. Step selanjutnya juga akan berlangsung perubahan emosi, kebingungan, kehilangan memori periode panjang serta penarikan diri dari lingkungan sosialisasi.

Sekarang ini belumlah ada obat yang bisa mengobati demensia, tetapi ada beberapa langkah serta diet yang bisa menghindar demensia :

1. Otak yang aktif menolong mencegah
Menurut riset baru yang dihidangkan pada Alzheimer Association International Conference 2014, aktivitas gampang seperti bermain kartu serta isi teka-teki silang bisa menolong untuk aktifkan beberapa sel otak.

Dikerjakan pencitraan otak pada 329 orang lansia yang bermain game/kesibukan mental, membaca buku, pergi ke museum, serta aktivitas yang lain untuk pelajari peranan kognitifnya.

Hasil riset memerlihatkan kalau orang yang beraktivitas mental seperti isi teka-teki silang, bermain catur, bermain kartu serta puzzle, mempunyai volume otak semakin besar. Stephanie Schultz menyebutkan kalau untuk sebagian individu, keterlibatan dalam aktivitas yang merangsang kognitif, terlebih yang melibatkan permainan seperti teka-teki serta kartu, peluang bermanfaat untuk menjaga susunan otak serta peranan kognitif yang rawan pada penyakit Alzheimer.

2. Janganlah sinis
Orang yang sinis lebih mungkin saja terserang demensia, menurut satu studi baru yang diterbitkan dalam jurnal medis Neurologi. Dalam satu studi yang
dikerjakan di Finlandia, 1449 orang di beri tes dengan diberi pertanyaan seperti :
” Gw rasa beberapa besar orang juga akan berbohong supaya dapat menang. ”
” Lebih aman tidak untuk yakin pada orang yang lain. ”
” Umumnya orang juga akan memakai beragam argumen tidak adil untuk peroleh keuntungan. ”

Delapan th. lalu, beberapa orang yang tingkat sinisnya tinggi mempunyai peluang 3x semakin besar terserang demensia dibanding mereka yang tingkat keyakinan pada orang yang lain lebih tinggi.

3. Vitamin E
Dua studi paling baru menunjukkan kalau vitamin E mempunyai dampak protektif pada memori penyandang demensia Alzheimer ringan-sedang yang terkait dengan umur. Dr Mary Sano menerangkan : ” Eksperimen ini tunjukkan kalau vitamin E tunda penurunan peranan otak sebesar 19% per th., yang bermakna 6, 2 bln. lebih berguna dari plasebo. ” Dr Sano berkesimpulan kalau vitamin E pas direferensikan dalam praktik klinis standard.

Studi ke-2 dikerjakan di Finlandia temukan kalau tingkat vitamin E yang lebih tinggi dalam darah bisa menjaga peranan memori dengan tambah baik.

Posisi setelah itu yaitu aspek style tidak mati. Ini yaitu panduan yang seringkali disarankan untuk mencegah penyakit jantung :
4. Olahraga dengan teratur.
5. Janganlah merokok.
6. Melindungi berat tubuh.
7. Konsumsi makanan yang sehat.
8. Janganlah konsumsi alkohol terlalu berlebih.

Satu studi (yang berjalan sepanjang 35 tahu) n beberapa waktu terakhir mengungkap kalau orang yang ikuti empat atau lima rutinitas sehat itu juga akan kurangi kemungkinan demensia sampai 60% serta kemungkinan penurunan peranan kognitif di lanjut usia.
Berolahraga dengan teratur memberi dampak perlindungan paling besar, sedang lakukan satu diantara rutinitas sehat diatas telah juga akan kurangi kemungkinan demensia sampai 25%.

Dr Doug Brown, dari Alzheimer Society, memberi komentar studi itu : ” Kami sudah mengetahui kalau apa yang baik untuk jantung Anda juga baik untuk kepala Anda, serta studi ini memberi bukti untuk tunjukkan kalau style tidak mati sehat bisa kurangi peluang meningkatkan demensia dengan penting. ”

9. Vitamin D
Menurut riset selama ini, rendahnya tingkat vitamin D dengan substansial berkaitan dengan pengembangan Alzheimer serta demensia pada lanjut usia.
Riset dalam jurnal Neurologi menerangkan kalau lanjut usia dengan kekurangan vitamin D mempunyai kemungkinan sebesar 53% untuk jadi demensia serta untuk mereka yang begitu kekurangan vit D jadi kemungkinan juga akan begitu bertambah jadi 125%!

10. Jauhi gula
Menurut studi paling baru yang dipublikasikan dalam jurnal Neurologi, orang sehat dengan kandungan gula darah tinggi lebih mungkin saja bermasalah dengan ingatannya. Ini bukanlah studi pertama yang menghubungkan tingkat glukosa darah dengan susunan otak yang lebih kecil, terlebih hippocampus.

Studi beda menyebutkan orang dengan diabetes type 2 serta orang yang mempunyai problem dalam penyerapan glukosa mempunyai tingkat kemungkinan lebih tinggi untuk terserang demensia serta Alzheimer. Studi ini menerangkan gula memiliki dampak toksik pada pusat-pusat memori di otak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *