Metode Mengelola Keuangan Bisnis dan Usaha Secara Tepat


Business & Finance / Senin, Maret 12th, 2018

Metode Mengelola Keuangan Bisnis Dan Usaha Secara Tepat

Mengendalikan atau mengelola keuangan usaha dan bisnis secara efektif yaitu sebuah cara untuk menjaga laju atau aliran dana perusahaan agar tak terjadi kebocoran yang berujung kerugian finansial.

Bagaimana cara mengatur keuangan usaha ini tentu saja akan benar-benar berbeda dengan sistem mengelola keuangan pribadi.

Membutuhkan keahlian khusus dalam taktik manajemen keuangan, sehingga tidak jarang meski hanya sebuah perusahaan UKM atau macam usaha kecil lainnya, mereka rela merekrut orang berpengalaman dalam bidang ini untuk menolong mengontrol dana usaha.

Belajar mengelola keuangan usaha dan bisnis secara profesional

Dengan mempelajari sebagian prinsip dasar manajemen keuangan, karenanya setidaknya anda akan bisa mencoba untuk mengatur laju keuangan usaha sendiri tanpa sepatutnya merekrut ahlinya.

Ketika ini telah hadir portal perencana keuangan untuk individu dan keluarga di Indonesia. Di Finansialku.com, anda akan di bantu mewujudkan tujuan keuangan anda dengan perencanaan keuangan yang sungguh-sungguh tepat.

Disana anda akan menerima banyak isu dan artikel edukasi seputar keuangan, Aplikasi Finansialku beserta seminar perencanaan keuangan.

#1 Pisahkan keuangan pribadi dengan milik perusahaan

Ini kekeliruan yang paling kerap dilaksanakan oleh pelaku variasi usaha kecil dimana mereka menganggap uang uasaha yakni tak berbeda dengan keuangan pribadi sehingga senantiasa dibuat satu.

Mungkin karena usaha masih kecil, anda berpikir tak dilema jikalau mencampur uang usaha dengan uang pribadi.

Akan namun kesudahannya pada kesulitan membedakan mana keuangan usaha dan pribadi saat sedang berharap melaksanakan audit.

Tidak jarang pula kelalaian dalam memenuhi keperluan pribadi sedikit demi sedikit juga menggerogoti kas uang usaha.

Jadi, sistem mengelola keuangan usaha yang pertama yakni langsung pisahkan uang secara jasmani.

Kalau perlu siapkan dua cara penyimpanan uang yang berbeda.

Akan lebih baik lagi, bila anda menggunakan jasa perbankan.

Buka rekening yang khusus diaplikasikan untuk bisnis. Dan yang paling penting, bersikaplah disiplin dalam menerapkan pemisahan ini. Sekali lagi, kuncinya ialah “disiplin” dan “komitmen”

#2 Gunakan pembukuan keuangan

Mengelola sebuah usaha tak cuma cukup dikelola dengan ingatan, melainkan wajib dengan catatan yang lengkap.

Sistem mengelola keuangan usaha anda selanjutnya adalah Minimal anda semestinya mempunyai Buku Kas Masuk (BKM) dan Buku Kas Keluar (BKK) yang mencatat keluar masuknya uang.

Kemudian anda harus mencocokkan tiap hari saldo uang secara fisik dengan catatan anda.

Hal ini dilaksanakan untuk mengatur transaksi uang dan memastikan tidak ada uang yang terselip.

Tingkatan selanjutnya, tingkatkan kecakapan administrasi anda untuk mencatat penjualan dan biaya-tarif.

Tak kalah penting, anda juga sepatutnya mencatat saldo-saldo hutang piutang, persediaan dan aset-aset konsisten anda.

Jika mampu, pakai sistem komputer untuk memudahkan progres pencatatan. Dan lebih super lagi jika anda dapat memakai cara akuntansi yang memadai, sehingga bisa menampilkan laporan keuangan usaha, minimal dalam bentuk neraca dan laba/rugi.

#3 Rencanakan dengan bagus pengaplikasian uang

Anda konsisten wajib merencanakan penerapan uang anda sebaik mungkin, malahan dikala anda mempunyai modal lebih banyak dari yang anda kaprah.

Jangan hambur-hamburkan uang walaupun saldo kas anda dalam posisi berlebih. Tanpa perencanaan yang matang, segera saja anda akan menemukan diri anda dalam situasi kekurangan dana.

Sesuaikan rencana pengeluaran dengan target-sasaran penjualan dan penerimaan kas.

Tunda rencana-agenda belanja modal bila tidak memberikan manfaat dalam meningkatkan penjualan atau menurunkan tarif-tarif.

Lakukan analitik “cost and benefit” untuk meyakinkan bahwa pemakaian uang anda tak bakal sia-sia dan memberikan return yang menguntungkan atau meningkatkan profit usaha.

#4 Lakukan putaran pada kas secara tepat sasaran

Jangan hanya berfokus pada profit. Metode mengelola keuangan usaha meliputi juga bagaimana anda mengelola hutang, piutang dan persediaan.

Banyak usaha mengalami kesulitan kas padahal catatan akuntansi mereka menunjukkan angka yang baik.

Observasi bagaimana anda memutar kas. Putaran kas anda melambat jika termin penjualan kredit anda lebih lama daripada kulakannya, atau kalau anda sepatutnya menyimpan persediaan barang dagangan.

Anda semestinya mengusahakan termin penjualan kredit sama dengan pembelian kredit anda. Anda juga harus cakap menekan tingkat persediaan sedemikian rupa supaya konsisten dapat memenuhi order tapi tanpa membebani keuangan.

#5 Menentukan perhitungan profit dengan benar

Tujuan anda sebagai seorang entrepreneur yakni menjadikan keuntungan, melainkan tahukah anda berapa profit yang telah anda temukan?

Menghitung profit dengan tepat sama pentingnya dengan menghasilkan profit itu sendiri.

Komponen yang paling kritikal dalam menghitung keuntungan ialah menghitung biaya-tarif.

Sebagian besar biaya dapat diketahui sebab melibatkan pembayaran uang tunai. Beberapa yang lain tidak berupa uang kas, seperti penyusutan dan amortisasi.

Sebagian lagi belum terjadi namun perlu dicadangkan untuk dikeluarkan di masa mendatang, seperti pajak dan bunga pinjaman.

#6 Mengatur aset, hutang serta situasi modal

Secara terprogram , anda perlu memeriksa persediaan di gudang dan menentukan semuanya dalam kondisi lengkap dan bagus.

Melainkan sebelum anda dapat melakukan itu, anda perlu memiliki administrasi yang memadai untuk mengatur segala itu.

Hal yang sama perlu anda lakukan terhadap piutang-piutang kepada pembeli dan tagihan-tagihan dari suplier.

Anda tidak ingin ada tagihan yang macet atau kedobelan membayar terhadap suplier gara-gara catatan anda acak-acakan.

Apabila anda tidak mampu mengerjakan semua itu sendiri, anda bisa mempekerjakan bagian keuangan dan mempertimbangkan prosedur keuangan yang cukup untuk menetapkan bahwa harta kekayaan usaha anda senantiasa terjaga dengan bagus.

#7 Merencanakan pengembangan usaha dari hasil profit

Anda memiliki hak merasakan profit dari bisnis anda, tetapi bukan berarti anda boleh menghabiskannya semacam itu saja.

Anda tetap wajib menyisihkan beberapa keuntungan untuk pengembangan usaha.

Pengembangan usaha yang tepat juga menjadi salah satu format atau jenis investasi yang sungguh-sungguh perlu dijalankan seorang pebisnis.

Salah satu tugas penting manajemen keuangan yakni menjaga kelangsungan hidup bisnis dengan menyokong dan memberi arahan investasi ke bidang-bidang lain yang juga menguntungkan.

Kian besar usaha anda, semakin rumit pula cara mengelola keuangan usaha anda.

Dikala usaha anda melibatkan kreditur dan pemodal, karenanya kian tinggi tuntutan untuk mempunyai cara pencatatan keuangan yang baik.

Kunci keberhasilan serta suksesnya usaha tidak hanya diatur oleh kemampuan anda memasarkan, tetapi juga membatasi atau mengelola keuangan baik pribadi, keluarga maupun keuangan bisnis dan usaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *