Permainan yang Hampir Punah


Hiburan / Sabtu, Januari 27th, 2018

Hai kalian yang lahir di tahun milennium, apa kalian masih menemukan adik-adik zaman sekarang memainkan beberapa permainan yang sama? Nampaknya tidak ya. Semenjak internet berhasil dicapai oleh segala umur dan golongan, nampaknya anak-anak terbius oleh kecanggihan teknologi. Mereka lebih menyukai permainan di gadget dibanding harus bersosialisasi bersama teman lainnya. Hal inilah yang menyebabkan manusia menjadi makhluk yang indivualismenya tinggi. Mereka cenderung sulit berkomunikasi dengan orang lain karena terlalu asik dengan dunianya sendiri.

Nah, apa kalian tau apa saja permainan yang hampir punah karena kecanggihan teknologi? Berikut akan kami sajikan cuplikannya bagi Anda yang ingin bernostalgia.

  1. Karet

Permainan ini menggunakan gelang karet yang disatukan secara bersusun hingga berbentuk rantai. Permainan ini dapat dimainkan oleh kaum lelaki maupun perempuan. Permainan ini sangat mengasyikan sekaligus menyehatkan karena dengan banyak bergerak tubuh Anda akan menjadi sehat. Terlebih beberapa gerakan melompat dapat merangsang tubuh Anda agar tumbuh tinggi. Permainan ini dapat dimainkan secara individu maupun kelompok. Sedikit-dikitnya pemain terdiri dari 3 orang. 2 orang bertugas memegang tali karet, dan yang satunya bertugas melompati tali.

  1. Bola Bekel

Permainan yang satu ini merupakan mainan khas perempuan meskipun ada beberapa anak lelaki yang memainkannya. Permainan ini menggunakan satu buah bola karet dengan 6 buah biji bekel yang terbuat dari besi maupun plastik. Cara memainkannya dengan memantulkan bola karet sembari mengambil biji bekel secara berkala. Permainan ini membutuhkan keahlian khusus dan dapat mengasah kesabaran serta keseimbangan. Permainan ini cukup santai dan dapat dilakukan dimana saja.

  1. Demprak

        Permainan yang satu ini merupakan permainan unik yang memanfaatkan kapur serta batu yang dinamakan batu demprak. Salah seorang pemain harus menggambarkan arena demprak dengan 8 kotak yang disusun. Lalu diatasnya dibuat setengah lingkaran. Pada umumnya permainan ini dilakukan oleh 3-6 pemain. Saat melakukan permainan demprak, Anda harus mengangkat sebelah kaki sembari melompat dari satu kotak menuju kotak selanjutnya. Keseimbangan sangat menjadi penentu kesuksessan Anda. Sebab jika Anda terjatuh, Anda kalah dan harus mengulang dari kotak pertama.

  1. Gerobak Sodor

        Permainan tradisional ini merupakan permainan yang memerlukan orang yang cukup banyak. Minimal pemain dalam permainan ini ialah 4 orang. Permainan ini biasanya dilakukan di tanah lapangan karena permainan ini memerlukan ruang yang luas untuk dapat bergerak bebas. Tim yang menang harus melewati tim penjaga agar bisa sampai ke dalam kerajaannya. Jika terkena sentuhan atau tangkapan tim penjaga, maka satu tim kalah. Maka dari itu, permainan ini memerlukan kekompakan dan strategi yang cukup matang agar bisa menjadi juara.

  1. Bentengan

Permainan ini merupakan permainan yang dilakukan secara regu. Ada dua regu yang masing-masing memiliki benteng pertahanan yang harus dijaga. Masing-masing pemain harus bisa menyerang atau menyentuh benteng lawan serta menjaga bentengnya agar tidak di serang oleh tim lawan. Meskipun terkesan mudah, permainan ini cukup sulit karena Anda perlu berlari cepat dan bergerak gesit agar berhasil memenangkan permainan.

        Itulah beberapa permainan yang mulai dilupakan oleh anak-anak Indonesia. Tentu masih banyak ragam hias permainan di masa lalu yang ada di setiap pulau dan memiliki nama khasnya masing-masing. Ayo berbagi apa nama permainan diatas di desa kalian? Seharusnya kita sebagai penerus bangsa terus mempertahankan budaya bangsa dalam segi permainan. Jangan sampai budaya kita di curi oleh bangsa lain.

Maka dari itu, ayo keluar rumah dan main bersama!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *